Tampilkan postingan dengan label Amfibi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Amfibi. Tampilkan semua postingan

Mengapa Katak Berbisa Begitu Cerah ?

Diposting oleh Unknown on 26 Agu 2012




warna cerah pada katak berbisa




   Beberapa katak Amerika Selatan dan Tengah mengeluarkan bisa mematikan dari kulitnya. Bisa itu digunakan oleh orang Indian Kolombia untuk mengolesi panah dan lembing. Katak itu lalu disebut katak warangan panah; warnanya yang cerah membantu katak maupun calon pemangsanya.

  Pemangsa dengan cepat menjadi tahu bahwa katak yang cerah itu sangat tidak enak. Warna cerah kemudian melindungi si katak dari serangan yang akan datang dengan memberi peringatan kepada pemangsa agar menjauhi makanan pahit yang barangkali bahkan membawa maut ini.

  Warna cerah juga membantu binatang berbisa lain. Beberapa binatang berbisa memperlihatkan bagian cerah pada tubuhnya untuk menakut-nakuti atau mengancam menyerbu, kemudian melarikan diri.


sumber: Hamparan Dunia Ilmu Time-Life
More about → Mengapa Katak Berbisa Begitu Cerah ?

Mengapa Katak Pohon Berubah Warna ?

Diposting oleh Unknown on 23 Agu 2012


Katak





   katak pohon serta beberapa amfibi lain dapat berubah warna sebagai saran perlindungan. Katak pohon dapat berbubah warna menjadi hijau ketika bertengger di antara daun hijau, menjadi cokelat berbintik-bintik sewaktu bergerak di antara daun cokelat. Warna perlindungan ini membuat katak sukar dilihat oleh pemangsa. Selain itu, kemampuan untuk berbubah warna itu juga membuat si katak sulit dilihat lalat, kumbang dan mangsa lainya sehingga serangga ini tidak sempat melarikan diri sebelum dimakan.

    Katak Phono  juga menyesuaikan suhu tubuh dengan berubah warna. Pada siang hari yang kering dan panas, katak dapat mencari tempat bertengger yang warnanya cerah. Kulitnya berubah menjadi lebih cerah dan memantulkan cahaya matahari sehingga tubuhnya menjadi dingin. Bila udaranya dingin dan basah, kulit katak berubah menjadi gelap dan menyerap panas.

    Perubahan warna itu dkendalikan oleh kelenjar pituitari di dalam otak. Kelenjar ini bekerja seperti termostat internal dan mengirimkan sinyal kimia ke sel kulit yang disebut kromatofor.

sumber: Hamparan Dunia Ilmu Time-Life
More about → Mengapa Katak Pohon Berubah Warna ?

Bagaimana Platipus Mencari Makan ?

Diposting oleh Unknown on 8 Agu 2012

Platipus

  

    Platipus berparuh pipih adalah mamalia penghuni sungai dan danau di Australia. Binatang ini mencari makan di dalam air dengan mata, telinga, dan lubang hidungnya tertutup rapat. Platipus dapat menemukan mangsanya karena binatang itu mempunyai sel khusus, yang disebut reseptor listrik, pada sisi kiri paruh atasnya. Sel-sel itu dapat merasakan impuls atau sinyal listrik sangat lemah yang dihasilkan oleh otot di dalam tubuh mangsanya.

   Platipus makan udang dan krustacea lainya. Untuk menemukan mangsa ini, platipus menyelam ke dalam air dan memangsa. Apabila menemukan sinyal semacam itu, platipus mengaduk-aduk lumpur sampai paruhnya menyentuh sumber sinyal. Kemudian mangsa itu ditangkap.



sumber: Hamparan Dunia Ilmu Time-Life
More about → Bagaimana Platipus Mencari Makan ?