Home » Posts filed under Hewan
Diposting oleh
Unknown on 6 Nov 2012
 |
| Kunang-Kunang | | | |
Kunang-Kunang jantan menggoyangkan ekornya yang bersinar di udara seperti obor yang diayun-ayunkan sehingga terjadilah pola cahaya kuning-hijau yang berkedip-kedip. Betinanya menunggu di dekat tanah sambil membalas kedipan itu. Dengan isarat cahaya ini, kunang-kunang jantan dan betina dapat bertemu untuk kawin.
Cahaya kimia sejuk ini dihasilkan di dalam sel khusus dekat ujung abdomenya. Tiap jenis kunang-kunang di wilayah tertentu memiliki pola cahata sendiri. Pengamat kunang-kunang dapat mengenali lebih dari 130 jenis kunang-kunang di seluruh dunia melalui pola denyaran yang berbeda-beda.
sumber: Hampara Dunia Ilmu Time-Life
More about → Mengapa Kunang-Kunang Bercahaya ?
Diposting oleh
Unknown on 22 Sep 2012
 |
| Laba-Laba Kawin Bercumbu |
Laba-laba yang mengintai di jaringnya mengamati apa saja
yang menggetarkan benangnya, baik itu makanan maupun musuh. Ini dapat
menyebabkan kawin menjadi sulit. Meskipun biasanya lebih kecil daripada
betinanya, laba-laba jantanlah yang bertugas mencumbu, dan pejantan
biasanya harus berjalan ke jaring si betina.
Untuk
mencegah agar tidak sampai diserang, dengan lembut pejantan menggetarkan
jaring betinanya agar tidak mengaggetkanya dan memberitahukan
kehadiranya. Selanjutnya menyusullah upacara percumbuan yang rumit yang
berbeda-beda untuk setiap jenis. Adanya berbagai macam tingkah laku
merupakan sarana untuk memastikan bahwa pejantan hanya mendekati betina
dari jenis yang sama sehingga perkawinan dapat dilaksanakan dengan aman.
sumber: Hamparan Dunia Ilmu Time-Life
More about → Bagaimana Laba-Laba Kawin & Bercumbu
Diposting oleh
Unknown on 6 Sep 2012
 |
| Burung Trulek |
Burung Trulek tergolong burung pantai dan terkenal karena melindungi anaknya dengan menipu pemangsanya. Bila seekor rubah atau musuh lain menuju sarangnya, trulek itu pura-pura terluka. Pemangsa pun melihat induk burung itu dan mengikutinya. Setelah musuh dialihkan ke suatu jarak yang aman dari sarang, trulek tidak lagi berpura-pura terluka dan segera terbang pergi.
Orang mudah mengira bahwa trulek berpura-pura sakit secara sengaja untuk melindungi anaknya, tetapi para ilmuwan ragu-ragu apakah burung dapat berpikir seperti itu. Barangkali trulek itu dikuasai oleh naluri untuk melindungi telur atau anaknya. Di antara dua naluri itu tidak ada yang lebih kuat sehingga trulek bertindak dalam kebingungan dan kebetulan itu menipu pemangsa. Setelah pemangsa itu cukup jauh dari sarang tadi, naluri trulek untuk melindungi diri sendiri menjadi lebih kuat daripada naluri untuk melindungi sarangnya, lalu burung itu pun terbang.
sumber: Hamparan Dunia Ilmu Time-Life
More about → Bagaimana Burung Trulek Menipu Rubah ?
Diposting oleh
Unknown on 5 Sep 2012
 |
| cumi-cumi terbang |
Cumi-cumi terbang dapat melarikan diri dari musuh lebih cepat daripada hampir semua binatang lain di laut. Berkat tubuhnya yang berbentuk torpedo, cumi-cumi mampu berenang dengan mudah dan lancar. Dengan menyemburkan air melalui corong alamiah di bawah matanya, cumi-cumi dapat melompat keluar dari laut secepat 55 kilometer per jam. Cumi-cumi mendorong tubuhnya ke atas dengan kekuatan begitu dahsyat sehingga ada yang diketahui mendarat di geladak kapal. Namun, pembalap laut ini dapat berjalan lambat seperti siput, terutama kalau sedang bergerak untuk menyergap mangsanya.
Di udara, cumi-cumi mengendalikan arahnya dengan sirip berbentuk kepala anak panah pada ujung tubuhnya. Sirip ini berfungsi sebagai alat keseimbangan. Kedelapan lenganya yang berotot serta dua tentakel panjangnya terentang dari kepala seperti sayap. Ilmuwan menduga bahwa selaput lengket menutup sela antara lengan yang terentang itu sehingga menciptakan suatu bidang yang mengangkat dan menopang mahluk yang sedang meluncur itu.
Cumi-cumi memiliki keunggulan lain terhadap pemangsanya. Penglihatan matanya luar biasa dan cumi-cumi dapat menemukan penyerang selagi masih jauh. Akan tetap, bila seekor pemangsa sudah terlalu dekat, cumi-cumi masih memiliki satu senjata darurat: binatang ini dapat menyemburkan tinta hitam pekat ke dalam air untuk membingungkan musuhnya, sementara cumi-cumi melarikan diri.
sumber: Hamparan Dunia Ilmu Time-Life
More about → Bagaimana Cumi-Cumi Dapat Terbang ?
Diposting oleh
Unknown on 2 Sep 2012
 |
| kadal dan ekornya yang masih utuh |
Banyak kadal adalah seniman cerdik dalam hal melarikan diri. Jika ekor salah satu kadal ini misalnya, kadal bergaruis lima yang tampak di sini, dipegang oleh pemangsa, kadal itu memutuskan ekornya sendir. Bagian ekor yang lepas itu bergerak-gerak dengan hebat dan mengganggu perhatian si penyerang cukup lama sehingga kadal itu sempat lari ke tempat aman.
Hilangnya ekor itu tidak terasa sakit karena reptilia ini memeliki titik putus yang telah terpasang. Bila penyerang menangkap ekornya, kadal itu mengerutkan otot-otot ekor pada tempat tertentu dan ekor itu terlepas dengan rapi. Penyerangnya barang kali memakan potongan yang lepas tadi.
Setelah kadal melepaskan ekornya, ekor baru segera mulai tumbuh. Kadal dapat menumbuhkan ekor baru dan berkali-kali sebanyak diperlukan. Proses menumbuhkan bagian tubuh baru ini disebut regenerasi.
sumber: Hamparan Dunia Ilmu Time-Life
More about → Mengapa Kadal Memutuskan Ekornya ?
Diposting oleh
Unknown on 1 Sep 2012
 |
| umang kelomang kumang membawa anemon laut |
Umang-Umang / Kelomang / Kumang biasanya bersembunyi terhadap musuh-musuhnya dengan menarik diri ke dalam cangkang. Tetapi, bahkan cangkangpun tidak cukup kuat untuk menghentikan mahluk laut yang lapar seperti gurita. Untuk melindungi dirinya terhadap hal ini dan pemangsa lain yang mematikan, seekor umang-umang kadang-kadang menggendong anemon laut. Dengan tentakel sengat, anemon itu ikut melindungi umang-umang terhadap setiap pemangsa yang akan menyerangnya.
Hubungan yang merupakan contoh hubungan simbiosis atau saling menguntungkan ini juga membantu anemon laut. Biasanya anemon laut melekat pada cadas atau cangkang dan diam saja. Tetapi, apabila dilekatkan pada sebuah cangkang umang-umang, anemon itu tiap hari akan dibawa ke tempat makanan baru oleh umang-umang tadi.
sumber: Hamparan Dunia Ilmu Time-Life
More about → Mengapa Umang-Umang / Kelomang / Kumang Membawa Anemon Laut ?
Diposting oleh
Unknown on 31 Agu 2012
 |
| umang-umang kelomang kumang |
Umang-Umang / Kelomang / Kumang hidup dalam cangkang kosong gastropoda, yaitu binatang bercangkang satu, seperti siput dan lokan. Bila tubuhnya telah tumbuh lebih besar daripada cangkangnya atau jika cangkang itu menjadi rapuh, Kumang yang dirampok itu kemudian pindah ke cangkang yang telah ditinggalkan oleh penyerangnya. Kumang kadang kala menyerang binatang lain misalnya lokan. Biasanya lokan diambil dari cangkangnya kemudian memakanya.
sumber: Hamparan Dunia Ilmu Time-Life
More about → Dari Mana Cangkang Umang Umang / Kelomang / Kumang ?
Diposting oleh
Unknown on 30 Agu 2012
 |
| sekelompok ikan bergerombol |
Banyak Jenis ikan berenang dalam kelompok besar sebagai cara pertahanan diri. Bagi ikan kecil, menjadi anggota suatu kelompok besar akan mengurangi risiko dimakan. Karena banyak ikan yang berjaga-jaga terhadap bahaya, sekelompok besar ikan memiliki kemungkinan besar untuk melihat pemangsa lebih cepat daripada apabila hanya seekor ikan saja.
Alasan lain untuk membentuk kelompok besar adalah untuk mencari makanan. Dengan banyak mata, kelompok itu dapat lebih mudah mendeteksi makanan daripada hanya sendirian. Sekelompok besar ikan juga memiliki peluang lebih baik daripada seekor ikan saja untuk menangkap mangsa.
sumber: Hamparan Dunia Ilmu Time-Life
More about → Mengapa Ikan Tertentu Bergerombol ?
Diposting oleh
Unknown on 29 Agu 2012
 |
| bajing terbang |
Beberapa binatang yang hunianya tinggi di pepohonan bergerak dengan cepat dari satu tempat ke tempat lain dengan meluncur. Di tanah, binatang ini tidak cekatan dan mudah dimangsa. Tetapi, di udara mahluk itu dapat mengendalikan terbangnya dengan berbelok untuk menghindari ranting dan mendarat di tempat yang dikehendakinya.
Binatang terbang ini memiliki anggota badan yang dapat berfungsi seperti parasut atau sayap. Sewaktu meluncur, bagian tubuh ini diubah bentuknya menjadi sayap aerodinamis. Binatang ini tidak dapat terbang sungguh-sungguh, tetapi dapat meluncur dengan gerakan melandai bukanya jatuh.
sumber: hamparan Dunia Ilmu Time-Life
More about → Bagaimana Binatang Tak Bersayap Dapat Meluncur ?
Diposting oleh
Unknown on 28 Agu 2012
 |
| ikan giru atau ikan badut diantara tentakel anemon |
|
Anemon laut adalah binatang pemangsa. Anemon menangkap mangsanya, yang kebanyakan adalah krustacea dan ikan. Anemon melumpuhkan mangsanya dengan tentakelnya yang terdiri atas sel-sel sengat. Jika seekor ikan tertangkap, mangsa itu digiring ke mulut dengan tentakelnya, lalu dimakannya. Tetapi ikan giru atau ikan badut dengan aman hidup di antara tentakel anemon; inilah contoh terkenal tentang simbiosis mutualisme karena masing-masing memperoleh manfaat.
Ikan Giru atau Ikan badut tidak terlahir kebal terhadap sengat anemon, tetapi dengan cermat mengembangkan suatu kekebalan. Ketika untuk pertama kalinya mendekati anemon laut, ikan gitu itu dengan hati-hati menyentuhkan ekornya ke tentakel anemon dan kemudian menariknya dengan cepat. Setelah menyentuh berulang kali selama kira-kira satu jam, suatu lapisan mukus anemon telah berpindah ke ikan giru atau ikan badut. Sesudah itu, ketika anemon tersentuh ikan giru atau ikan badut, tentakelnya tidak dirangsang untuk menyengat.
sumber: Hamparan Dunia Ilmu Time-Life
More about → Mengapa Ikan Giru atau Ikan Badut Tidak Tersengat Anemon ?
Diposting oleh
Unknown on 26 Agu 2012
 |
| warna cerah pada katak berbisa |
Beberapa katak Amerika Selatan dan Tengah mengeluarkan bisa mematikan dari kulitnya. Bisa itu digunakan oleh orang Indian Kolombia untuk mengolesi panah dan lembing. Katak itu lalu disebut katak warangan panah; warnanya yang cerah membantu katak maupun calon pemangsanya.
Pemangsa dengan cepat menjadi tahu bahwa katak yang cerah itu sangat tidak enak. Warna cerah kemudian melindungi si katak dari serangan yang akan datang dengan memberi peringatan kepada pemangsa agar menjauhi makanan pahit yang barangkali bahkan membawa maut ini.
Warna cerah juga membantu binatang berbisa lain. Beberapa binatang berbisa memperlihatkan bagian cerah pada tubuhnya untuk menakut-nakuti atau mengancam menyerbu, kemudian melarikan diri.
sumber: Hamparan Dunia Ilmu Time-Life
More about → Mengapa Katak Berbisa Begitu Cerah ?
Diposting oleh
Unknown on 25 Agu 2012
 |
| Bintik Mata Pada Kupu Kupu Burung Hantu |
Banyak binatang mempunyai bintik mata atau pola mirip mata di suatu tempat pada tubuhnya, tetapi binatang ini biasanya menjaga agar pola perlindungan itu tersembunyi. Kalau terancam, binatang ini tiba-tiba membuka bintiknya. Penyerangnya mungkin terkejut sehingga binatang itu mempunyai kesempatan untuk lari.
Binatang lain mempunyai bintik mata di bagian belakang sehingga bagian belakang itu tampak seperti kepala. Pemangsa yang menyerangnya mengira binatang itu akan lari ke suatu arah tertentu, tetapi sebaliknya si mangsa malah melarikan diri ke arah lain.
sumber: Hamparan Dunia Ilmu Time-Life
More about → Apa Manfaat Bintik Mata Pada Binatang?
Diposting oleh
Unknown on 24 Agu 2012
 |
| springbok |
Springbok dan banyak gazele jenis lain di Afrika melompat setinggi tiga
meter di atas tanah. Sementara melompat di udara, kaki-nya tetap kaku,
kepalanya tertunduk , dan tubuhnya melengkung.
Para peneliti tidak sepaham mengapa
binatang itu melompat tinggi. Menurut salahs atu teori, lompat tinggi
memperingatkan citah atau pemangsa lain bahwa pemangsa itu telah
dilihat. Teori lain mengatakan bahwa lompatan gazele itu memberi isyarat
kepada gazelel lain bahwa ada bahaya mengancam. Menurut dugaan lain,
binatang itu melompat agar dapat melihat apa yang terjadi di
sekelilingnta dengan lebih baik, atau boleh jadi lompatanya itu karena
alasan yang berbeda-beda.
sumber: Hamparan Dunia Ilmu Time-Life
More about → Mengapa Springbok Melompat ?
Diposting oleh
Unknown on 23 Agu 2012
 |
| Katak |
katak pohon serta beberapa amfibi lain dapat berubah warna sebagai saran perlindungan. Katak pohon dapat berbubah warna menjadi hijau ketika bertengger di antara daun hijau, menjadi cokelat berbintik-bintik sewaktu bergerak di antara daun cokelat. Warna perlindungan ini membuat katak sukar dilihat oleh pemangsa. Selain itu, kemampuan untuk berbubah warna itu juga membuat si katak sulit dilihat lalat, kumbang dan mangsa lainya sehingga serangga ini tidak sempat melarikan diri sebelum dimakan.
Katak Phono juga menyesuaikan suhu tubuh dengan berubah warna. Pada siang hari yang kering dan panas, katak dapat mencari tempat bertengger yang warnanya cerah. Kulitnya berubah menjadi lebih cerah dan memantulkan cahaya matahari sehingga tubuhnya menjadi dingin. Bila udaranya dingin dan basah, kulit katak berubah menjadi gelap dan menyerap panas.
Perubahan warna itu dkendalikan oleh kelenjar pituitari di dalam otak. Kelenjar ini bekerja seperti termostat internal dan mengirimkan sinyal kimia ke sel kulit yang disebut kromatofor.
sumber: Hamparan Dunia Ilmu Time-Life
More about → Mengapa Katak Pohon Berubah Warna ?
Diposting oleh
Unknown on 22 Agu 2012
 |
| gurita meniru lingkunganya |
Beberapa binatang menghindari pemangsa dengan mengandalkan penyamaran. Penyamaran itu pada dasarnya mempunyai warna yang berbaur dengan latar belakangnya atau memiliki bentuk tubuh yang menyerupai bentuk benda lain.
More about → Mengapa Beberapa Binatang Meniru Lingkunganya ?
Diposting oleh
Unknown on 19 Agu 2012
 |
| anemon |
Meskipun rupanya mirip bunga warna-warni yang tumbuh di dasar samudra, anemon laut sesungguhnya adalah binatang pemakan daging, yang menjebak mangsanya di antara tentakel meriah itu.
More about → Bagaimana Anemon Laut Menangkap Ikan ?
Diposting oleh
Unknown on 18 Agu 2012
 |
| simpanse |
Lama orang yakin bahwa manusia adalah satu-satunya mahluk yang menggunakan alat. Tetapi pada tahun 1960-an para ilmuwan menemukan bahwa simpanse menggunakan barang, batu, daun dan benda lain untuk memperoleh makanan dan air. Terkadang simpanse memasukan ranting ke tersebut, kemudian menarik dan memakannya. Simpanse juga menggunakan daun sebagai spons untuk memperoleh air dan menggunakan batu untuk membuka biji yang keras.
Peneliti di seluruh dunia telah menyaksikan binatang lain menggunakan benda untuk mendapatkan makanan atau untuk memeriksa benda asing. Oleh ilmuwan, sekarang manusia didefinisikan sebagai satu-satunya binayang yang mampu menggunakan alat untuk membuat alat lain.
sumber: Hamparan Dunia Ilmu Time-Life
More about → Bagaimana Simpanse Menggunakan Alat ?
Diposting oleh
Unknown on 17 Agu 2012
 |
| serigala |
Serigala adalah anggota suku anjing yang tubuhnya paling besar. Serigala memangsa beberapa anggota suku rusa yang badanya paling besar. Dalam kawananya yang sangat terorganisasi dan erat hubunganya itu tiap ekor diurutkan kedudukannya menurut jenis kelamin dan umur. Pejantan paling kuat adalah yang berkuasa dan sebagai pemimpin, mengungguli semua anggota kawanan lainya. Pada umumnya serigala yang lebih tua mengungguli serigala yang lebih muda.
Supaya berhasil memburu binatang yang cukup besar untuk memberi makan seluruh kawanan itu, serigala harus berburu secara beregu, dengan perikaian sekecil mungkin. Serigala yang lebih tua dan lebih berpengalaman memimpin perburuan itu, sementara serigala yang lebih muda serta kurang berpengalaman akan mengamati dan belajar. Tiap anggota memiliki suatu peranan dalam perburuan itu dan semuanya mendapat bagian dari tangkapan.
sumber: Hamparan Dunia Ilmu Time-Life
More about → Bagaimana Kawanan Serigala Berburu ?
Diposting oleh
Unknown on 16 Agu 2012
 |
| kelelawar |
Manusia menemukan sonar (sistem ekolokasi dengan gelombang bunyi) pada abad ke-20, sedangkan kelelawar telah menggunakan sistem seperti itu selama ribuan tahun. Sembari terbang, kelelawar mengeluarkan lengkingan berfrekuensi tinggi, yaitu denyut bunyi yang terlampau tinggi bagi pendengaran manusia. Cara terpantulnya bunyi ini dari benda-benda di dekatnya dan kembalinya bunyi iyu ke telinga kelelawar digunakan binatang tersebut untuk bernavigasi dalam kegelapan.
More about → Bagaimana Kelelawar Menemukan Mangsa ?
Diposting oleh
Unknown on 15 Agu 2012
 |
| Paus Pembunuh |
Paus itu ada dua macam: pemburu atau perumput; hal itu tergantung pada peralatan mulutnya. Paus yang bergigi memburu dan membunuh mangsanya, banyak yang menggunakan suatu bentuk ekolokasi sebagai sarana berburu. Paus perumput atau paus balin tidak memiliki gigi, melainkan rangkaian lempengan bersisi bulu seperti saringan. Alat ini disebut balin Paus balin memenuhi mulutnya dengan air, kemudian menapis air melalui balin itu dan menelan binatang seta tumbuhan yang tersaring.
More about → Bagaimana Cara Paus Makan ?